Senin, 01 Oktober 2012

Rindu Tetes Langit



Hujan  menyebar wangi tanah
Menyeruak ke atas rongga langit
Gelap, bergemuruh
Rasanya takut, saat gemuruh langit berkecamuk dengan riuh angin

Tapi hari ini, buliran air itu jatuh
Bagai penyegar tanah surga yang fana
Sungai beriak kecil dengan segala rupa ekosistem di dalamnya.
Ikan kecil,  udang kali, siput air, sampai katak pun membuat tarian lucu, menyambut rasa gembiranya pada hujan

Sungguh, tak ada lagi yang membuat tangis itu meluruh
Selain pada kedatangan air yang bergelimang

Bapak tani heboh kegirangan, penduduk desa pun berhambur penuh syukur
Mungkin, penghuni ternak pun bersorak bukan kepalang
Malam itu juga mereka siap berpesta
Tak peduli seberapa tebal dinding malam yang dingin tak berbulu

Kepada Mu, wahai Tuan pagi serta petang
ucapan syukur ini menguap tak terbendung
menandingi emasnya sumber air yang penuh lagi terisi
berkahi atas hujan,
dan jauhkanlah bumi ini dari jeritan sakitnya

 Oleh: Kartika Affandi

Tidak ada komentar:


Blogger templates

Free Bunny Carrot MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com

Pages - Menu

 

Copyright 2010 Beranda Senja.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.